kepalan tanganku bersikeras membuang ragu
peluh berjalan pelan dari dahi hingga leher
menyuruh ku untuk sejenak berhenti
kaki yang kaku perlahan melangkah meski tak lampaui setiap inci alas kaki
tersendak langkahku dan mulai bertanya aku . . .
Masihkah harus berjalan !!
hingga jelang segalanya tak mampu ku gerakkan
sesungguhnya apa yang hendak harus kupelajari
makna-Mu belum juga muncul dalam kelemahanku
dengan segala kemahaan-Mu ya Allah
aku mohon tunjukan segera kesalahan masa lampau
serta bukankan makna yang masih tertutup rapat . . .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar